Koenigsegg CCX Motorsport

Koenigsegg CCX Motorsport

Koenigsegg CCX adalah mobil mewah dan sport buatan produsen mobil asal Swedia, Koenigsegg Automotive. Selain mewah dan mahal, mobil ini juga terbilang sebagai mobil sport di kategori supercar. Mobil ini bermesin V8 dengan 795 tenaga kuda yang dapat mencapai kecepatan 400 km/jam. Harga supercar ini senilai USD 4,8 juta atau Rp 68,22 miliar.

Mengendarai sebuah Supercar seperti Koenigsegg CCX di jalanan umum dengan batas kecepatan yang ditentukan dan harus mematuhi rambu-rambu lalulintas sama halnya kencan dengan seorang supermodel tetapi hanya di batasi boleh memegang tangannya saja. Padahal bisa saja kita meraba-raba tangannya seperti halnya menginjakk gas dari kecepatan 65 sampai 85mph.

Lain dari pada itu juga harus terbiasa mendapatkan perhatian, pelototan dan tunjuk jari dari para pejalan kaki, kadang kala orang-orang jarang berpikiran bahwa mobil Supercar ini untuk mendapatkan seorang cewek yang jatuh kedalam pelukan si pemilik mobil atau jatuh cinta pada apa yang di kendarai. Itulah salah satu masalah memiliki Supercar jika dikendarai di jalanan umum.

Tidak perlu sampai gigi ketiga, padahal Koenigsegg CXX ini tidak dibuat untuk dikendarai pada kecepatan rendah, mobil Koenigsegg ini tidak mempunyai performa yang baik saat dikendarai dengan kecepatan rendah. Memang sangat controversial, supercar yang satu ini dengan menggunakan lift system, low end torque, compliant steearing dan clutch yang bersifat intitusi. Kesimpulannya adalah mobil ini akan lebih baik jika dikendarai dalam keadaan kencang.

Ada juga beberapa orang yang berargumentasi bahwa mobil ini bukanlah mobil supercar biasa tetapi banyak juga mobil-mobil supercar lain yang tidak mendapat achievement untuk dikendarai di jalan raya umum. Tidak diragukan lagi untuk menghadapi permasalahan ini sipemilik mobil Koenigsegg CCX ini dibantu oleh seorang tehnisi Christian Von Koenigsegg dan timnya untuk menangani masalah ini dan dibawa jalan pelan-pelan.

Ternyata mobilnya tidak tersendat-sendat ketika dinaikkan akselerasinya, handling dan pengeremannya mobil pun tidak ada masalah walau dikendarain dengan pelan setelah di setting oleh mereka. Dan twin supercharged V8 nya meraung dengan ciri khasnya.

Sekali lagi Dia menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan mobil Koensignegg CCX ini, bahkan segala sesuatu yang ada pada mobil supercar ini dan juga pada mobil pendahulunya Agera juga tidak ada masalah, sungguh merupakan crew kecil yang hebat untuk membangun sebuah mobil supercar yang mengagumkan ini.

Mereka membangun mobil ini tentu untuk bersaing dengan mobil-mobil supercar yang terbaik dan elite di dunia dari segi performanya. Mereka terus mengembangkan dan mengoptimalkan performa dari mobil yang telah mereka bangun, dengan pengembangan penambahan Fiber carbon dan tentu saja tidak akan mundur jika dibandingkan side-by-side dengan mobil supercar dari Itali maupun Jerman.